Resensi Buku
Mungkin kalian sering melihat resensi buku dari seorang pembaca di koran-koran. Namun, tahukah kalian apa maksud dari resensi buku? Resensi adalah penilaian, dan meresensi adalah melakukan suatu penilaian terhadap suatu buku yang telah kita baca dan pahami. Dalam meresensi suatu buku, kita tak hanya menilai dalam sisi baiknya saja, namun harus diperhatikan dalam sisi buruknya. Berikut hal yang harus diperhatikan dalam meresensi:
· Identitas buku yang diresensi meliputi judul, penulis, penerbit, tahun terbit, dan jumlah halaman.
· Paparkan ringkasan isi buku.
· Berikan suatu penilaian terhadap buku yang kita resensikan dengan menyebutkan kelebihan maupun kekurangan.
· Bila kalian meresensi buku novel atau fiksi, maka kalian harus memaparkan unsur intrinsiknya.
· Berikan penilaian yang adil, dan tidak melebih-lebihkan.
· Berikan himbauan kepada orang-orang untuk membaca ataupun membeli buku yang kita resensikan.
Judul Buku : IPS
Penulis : Sutarto, dkk (jika terdapat lebih dari satu penulis)
Penerbit : Pusat Perbukuan
Tahun terbit : Juli, 2008
Ketebalan : 334 Halaman, 17,6 x 25 cm
(paragraph pertama mencakup isi)
Banyak pemuda pemudi Indonesia yang kiranya tidak mengetahui bagaimana sejarah negaranya sendiri, perubahan-perubahan yang terjadi pada masyarakat, maupun pada wilayah atau bahkan keadaan sosial. Untuk menghadapi masalah tersebut, Pusat Perbukuan menerbitkan buku IPS agar para siswa dapat menemukan, memahami, dan menjelaskan jati diri bangsa masa kini, dan masa depan ditengah-tengah perubahan dunia. Selain itu, para siswa yang membaca buku ini diharapkan dapat menjadi penerus bangsa yang cerdas dan berkualitas. Mula-mula, didalam buku ini kita akan disuguhi dengan tata cara penggunaan, materi pokok, penjelasan detail, relaksasi, dan ada pula yang dinamakan dengan studi khusus.
(paragraph kedua mencakup kelebihan buku)
Buku IPS menyajikan soal-soal yang memiliki tingkat kesulitan cukup tinggi, agar dapat melatih kemampuan berfikir siswa. Namun dengan tebalnya buku yang mengulas lengkap setiap materi dan penggunaan gaya bahasa yang mudah dipahami, diyakini tidak akan memberatkan siswa dalam mengerjakan, apalagi dengan adanya index halaman sebagai kata kunci yang lebih memudahkan siswa.
(paragraph ketiga mencakup kekurangan buku)
Hanya saja, ketidakjelasan gambar dan kurang bagusnya kertas yang digunakan mungkin dapat membuat siswa menjadi segan untuk memahami dan mempelajari isi buku tersebut. Walau adapula gambar-gambar yang memang masih dapat dipahami. Kurangnya penggunaan tinta berwarna pada setiap tulisan juga menjadi salah satu poin penting yang harus diperhatikan.
(paragraph terakhir mencakup himbauan membeli)
Meskipun begitu, buku ini dapat mendorong siswa berfikir kritis analistis dalam memanfaatkan pengetahuan tentang masa-masa kini dan masa depan, memahami bahwa ilmu pengetahuan sosial merupakan bagian dari kehidupan sehari-hari, dan dapat mengembangkan kemampuan intelektual dan keterampilan untuk memahami proses perubahan dalam keberlanjutan masyarakat. Mungkin, itu yang dapat diteliti dan dipaparkan dalam buku IPS, sudah termasuk buku yang cukup berkualitas, bukan?



0 komentar:
Posting Komentar